Kamis, 05 November 2009

perkembangan koperasi diIndonesia

ICA (International Cooperative Alliance) adalah organisasi gerakan Internasional yang dibentuk pada tahun 1895,saat ini beranggotakan 220 organisasi gerkan koperasi dari 85 negara(termasuk gerakan koperasi Indonesia yang diwakili oleh Dekopin)yang memiliki lebih dari 800 juta anggota perorangan yang tersebar diseluruh dunia.
Ditengah perkembangan koperasi diseluruh dunia,baik dinegara maju maupun dinegara yang sedang berkembang ,bagaimana perkembangan koperasi diIndonesia??Seperti kita lihat,apa lagi dalam ICA Global 300 menyajikan koperasi-koperasi kelas dunia,dalam Developing 300 Projectpun yang menyajikan koperasi-koperasi dinegara sedang berkembang,tidak satupun koperasi dari Indonesia yang masuk daftar.Apa yang terjadi dengan perkembangan koperasi di Indonesia??
Seperti kita ketahui,dari sejarahnya koperasi sudah dikenal pada masa peralihan abad 10-20 yang berarti sudah lebih dari satu abad yang kemudian juga dipraktekan oleh para pimpinan pergerakan nasional.Setelah proklamasi peranan koperasi dipaterikan dalam konstitusi sehingga memiliki posisi politis stategis,kemudian pada tahun 1947 gerakan koperasi menyatukan diri dalam wadah gerakan koperasi ,yang saat ini bernama Dekopin,yang berarti tahun ini usia organisasi gerakan koperasi ini sudah 61 tahun dengan modal pengalaman selama lebih dari satu abad,dukungan politis dari negara dan wadah tunggal gerkan koperasi seharusnya koperasi Indonesia sudah bisa mapan sebagai lembaga ekonomi dan sosial yang kuat dan sehat.Tetapi kenyataan menunujukan,koperasi yang dengan landasan konstitusi pernah didambakan sebagai “soko guru perekonomian nasional”itu.saat ini tidak mengalami perkembangan yang berarti sehingga amat jauh ketinggalan dari koperasi-koperasi dinegara-negara lain,termasuk koperasi dinegara sedang berkembang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar